Thursday, March 25, 2010

Bertaubatlah

Jangan terkejut dengan tajuk diatas. It is only a title of a chapter in the book 'Penenang Jiwa' translated from 'Mukashafah Al Qulub' by Imam Al-Ghazali. Still reading the book even though it was with me since last two years. When it comes to reading novel, I could complete it in just few days, but when it comes to read 'ilmiah' books, it take years to complete it. Astaghfirullah al Azim ... Need to improve my self. My simple reason (just to justify myself) is, novel can be read in betweens but when it comes to reading ilmiah books, it cannot really be an in betweens as it needs some concentration ~ alasan le tu.

I was very and extremely busy last week with the CAMP10 conference. Anyway, it was a very good experience and exposure for an academician like me. This time, I was not only the presenter nor participant, but the organiser. I was running up and down handling things from Monday to Wednesday, come Thursday ... my whole body was aching, my knees trembling ..... sign of an old age eh! Cannot deny it .... I am 42 this year (aiyooo.... sudah banyak tua loooo).

OK, let's get back to our title, BERTAUBATLAH ...

The book says,

Bertaubat adalah wajib bagi setiap muslim, melalui firman Allah s.w.t (surah at-Tahrim: 8) yang bermaksud,

"Wahai orang-orang yang beriman, bertaubatlah kamu kepada Allah dengan taubat nasuha ..."


dan hadis nabi SAW, yang bermaksud:

"Barangsiapa suka berjumpa Allah, maka Allah suka berjumpa dengannya. Dan barangsiapa tidak suka berjumpa Allah, maka Allah pun tidak suka berjumpa dengannya"

Orang-orang yang fasik mesti bertaubat. Fasik ni ada dua jenisnya: Fasik Kafir dan fasik fajir. Fasik kafir adalah mereka yang tidak beriman kepada Allah dan RasulNya, keluar dari petunjuk, membelakangkan Allah. Fasik fajir adalah mereka yang masih mempercayai Allah tetapi masih melakukan perkara-perkara mungkar seperti minum arak, berzina dan macam-macam lagi. Ia keluar dari jalan ibadah dan masuk ke jalan kemaksiatan. Namun ornag yang fasik fajir ini tidak termasuk dalam golongan syirik iaitu mereka yang mempersekutukan Allah.

Fasik kafir tidak akan diampunkan kecuali dia bertaubat dan mengucap dua kalimah shahadah. Fasik fajir akan diampunkan jika dia bertaubat, meminta mapun dan menyesal akan perbuatan yang telah dilakukannya.

Diceritakan pada zaman Hassan al-Basri, ada seorang pemuda yang suka membuat maksiat, yang telah masuk ke majlis ilmu Hassan al-Basri dan mendengar tagsiran ayat berikut:

"Belumlah tiba waktunya bagi orang-orang yang beriman, bahawa tunduk hati mereka untuk mengingati Allah" (Al-HAdid: 16)

Tafsiran tersebut sangat menyentuh hatinya lalu ia bertanya samada diterima taubat orang spertinya. Apabila dijawab, "Ya", oelh Hassan al-Basri, maka pemuda tersebut pengsan dan ini berlaku sebanyak tiga kali. Setelah sedar buat kali yang ketiganya, pemuda tersebut menadah tangan dan berdoa,

"Ya Tuhanku, jika Engkau terima taubatku serta mengampuni dosaku, muliakanlah aku dengan faham dan hafalan, sehingga aku hafal setiap ilmu dan ayat yang aku dengar. Muliakanlah aku dengan memiliki suara yang bagus, sehingga orang yang mendengar ayat dariku bertambah iman dalam hatinya, meskipun dia berkeras hati. Muliakanlah juga aku dengan rezeki yang halal. Berilah aku rezeki dari sesuatu yang tidak pernah aku duga".

Dan Allah makbulkan doanya serta jadilah dia pemuda yang berserah diri kepada Allah swt.

How about us? Do we think that we have not commited any sin? Astagfirullah .... we do it everyday, I'm sure. Even in any small way or another. Ladies especially, did you cover yourself as instructed by Allah? If you do, I don't think a 'telekung' is required when we are on the move. But we still need it as there are still parts of us that is not properly covered. Muslimah mukminah's dressing is very simple. You are to cover yourself as much as you do it in your solat. Even I, failed this at times. Ampunilah aku Ya Allah ...

Beristiqamahlah dalam beribadah ... semoga hari ini adalah lebih baik dari semalam dari segi tingkat keimanan. Amin.










2 comments:

  1. Salam.. Ina, kat mana Ina beli buku "Penenang Jiwa" ni?

    ReplyDelete
  2. Salam atie, it was given to me by a friend. Tapi tu lah kan .... seminggu semuka surat je yg mampu dibaca.

    ReplyDelete